Oleh: jeber | Maret 18, 2010

KSPTP

Peluang Usaha Susu Sapi Perah,

Kelompok Studi Profesi Ternak Perah

Air susu merupakan bahan makanan yang istimewa bagi manusia karena kelezatan dan komposisinya yang ideal selain air susu mengandung semua zat yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti lemak, protein dan lemak. Dalam slogan sehari hari disebutkan bahwa 4 sehat 5 sempurna. Hal tersebut menyatakan bahwa susu merupakan minuman penyempurna yang baik untuk tubuh kita. Didalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang meminum air susu yang belum diolah. Hal ini disebabkan karena tidak terbiasa mencium aroma susu segar (mentah), atau sama sekali tidak suka air susu dan sebagian lagi karena menganggap harga air susu mahal dibandingkan kebutuhan sehari-hari lainnya. Dengan adanya teknologi pengolahan/pengawetan bahan makanan, maka hal tersebut diatas dapat diatasi, sehingga air susu beraroma enak dan disukai orang.

Air susu yang banyak menyebar dan dikenal dipasaran adalah air susu sapi. Susu sapi yang banyak diproduksi karena jumlah susu yang dihasilkan yang cukup banyak dan kandungan gizi yang begitu tercukupi di dalamnya menjadi satu alasan bahwa begitu pentingnya masyarakat indonesia untuk dapat mengkonsumsi susu setiap hari. Sebagaimana dilansir dalam beberapa situs mengenai konsumsi susu perorang pertahun bahwa indonesia menempati  peringkat akhir akhir dengan angka 9 liter per orang pertahun. Hal ini menjadi satu hal yang begitu penting mengingat begitu pentingnya susu bagi kesehatan kita.

Karena memiliki nilai ekonomis serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, susu sapi perah segar menjadi salah satu produk yang bisa dijadikan bisnis yang sangat berpotensi. Susu sapi perah bisa dijadikan minuman serta sebagai dasar bahan pangan olahan, seperti pembuatan es krim, yoghurt dan bahan pangan olahan lainnya. Karena susu sapi perah merupakan suatu produk yang memiliki nilai ekonomi, salah satu organisasi yang berada di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran mulai memanfaatkan produk susu sapi perah sebagai peluang usaha. Organisasi tersebut adalah KSPTP merupakan singkatan dari Kelompok Studi Profesi Ternak Perah.

Profil Perusahaan

KSPTP (Kelompok Studi Profesi Ternak Perah) sebenarnya bukan suatu perusahan, akan tetapi suatu himpunan mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad yang berminat dalam bidang keprofesian peternakan terutama dibidang ternak perah. Lokasi produksi susu sapi segar terletak dikandang produksi ternak perah, Fakultas Peternakan, Unpad, Jatinangor. Tempat produksi susu sapi terletak diareal kampus Unpad Jatinangor. Tempat produksi tersebut merupakan suatu laboratorium produksi ternak sapi perah.

Kelompok Studi Profesi Ternak Perah berdiri sejak tahun 2000, kiprahnya dalam dunia usaha susu sapi perah kurang lebih berkisar 10 tahun hingga sekarang ini. Pada awalnya Kelompok Studi Profesi Ternak Perah merupakan suatu unit kegiatan mahasiswa yang kegiatanya terfokus pada bidang pengembangan kegiatan keprofesian peternakan, akan tetapi karena adanya suatu peluang usaha yang cukup besar akan produk susu sapi segar, hal ini dimanfaatkan oleh KSPTP sebagai kegiatan sampingan untuk mencoba memasarkan produk susu sapi yang dihasilkan.

KSPTP memiliki suatu struktur organisasi untuk menunjang proses produksi dan pemasaran, struktur tersebut dibagi menjadi :

  • Divisi Kesehatan
  • Divisi Tata Laksana
  • Divisi Perkandangan
  • Divisi Lapangan
  • Divisi Pakan
  • Divisi Pemasaran

Divisi-divisi tersebut saling terkait dalam suatu sistem yang teratur yang saling menunjang satu sama lain. Dari divisi tersebut terdapat manager kandang yaitu Bapak Nurkasim dan manager operasional yaitu kang Uju.  Divisi kesehatan bertanggung jawab atas kesehatan ternak dan kualitas produk susu sapi perah yang dihasilkan. Divisi Tata Laksana bertanggung jawab atas semua kegiatan operasional dalam memproduksi susu sapi perah. Divisi perkandangan bertanggung jawab atas kebersihan kandang dan kualitas kandang. Divisi lapangan bertangung jawab kegiatan produksi dilapangan. Divisi pakan bertanggung jawab atas penyediaan pakan ternak yang efektif dan divisi pemasaran bertanggung jawab dalam memasarkan produk.

Sistem Produksi

Dalam perkembangan keberadaan KSPTP  (Kelompok Studi Profesi Ternak Perah) terdapat beberapa tahapan produksi yang dilakukan secara tersistem dan berkesinambungan dan dilakukan secara independen dari awal ternak sapi hingga hasil pengolahan susu yang berbagai macam bentuknya hingga dapat dikonsumsi oleh konsumen. Di dalam kandang sapi itu sendiri, sapi yang diternakan mengalami  bermacam tahapan hingga dapat menghasilkan susu sapi yang layak dan berkualitas. Dalam perawatannya, sapi diperlakukan dengan sebagai mana mestinya sesuai dengan prosedur yang ada. Untuk menghasilkan susu sapi yang berkualitas, kebersihan kandang sangat patut untuk terus dijaga dengan selalu membersihkan kotoran yang ada sehari dua kali. Dalam proses pemerahannya harus dilakukan secara bersih dan dilakukan terjadwal setiap hari agar dalam proses pemerahan karena dalam hal ini melibatkan mahluk hidup yang dapat terpengaruh oleh keadaan sekitar maka dari tu bentuk perlakuan yang stabil dan terus menerus akan memacu peningkatan hasil produksi terutama dari segi kualitas dan kuantitas susu segar yang dihasilkan. Satu hal yang menarik dari peternakan sapi ini yaitu dalam salah satu divisi yaitu mengenai pakan, pihak manajemen mengusahakan untuk memproduksi sendi pakan tepilih yang disukai oleh sapi yaitu dengan menanam rumput yang berada tepat disebelah kandang. Selain itu juga sapi diberikan beberapa vitamin pemicu pertumbuhan dan hasil produksi dengan memberikan secara rutin selama tiga bulan sekali. Dengan berbagai macam cara tersebut diharapkan hasil susu yang berkualitas dapat terus dipertahankan seperti sekarang ini.

Dalam perjalanannya merintis usaha walaupun bukan merupakan suatu usaha pokok, KSPTP telah menghasilkan susu hasil dari pemerahan sendiri dengan kualitas dan kuantitas yang cukup baik. Susu segar yang dihasilkan setiap hari akan terus tersedia dan akan terus memenuhi permintaan konsumen yang diketahui phak KSPTP sedikit kewalahan menangani permintaan yang cukup besar dengan ditandai oleh persedian yang hamper selalu habis setiap hari. Dalam sehari, KSPTP ini dapat menhasilkan susu segar beserta hasil olahan yang bermacam macam bentuk dan rasanya dari 30 liter hingga 90 liter perhari. Keadaan ini sangat dipengaruhi oleh faktor keberadaan alam dan tentu saja dipengaruhi oleh sapi itu sendiri yang dalam menghasilkan susu kadang terhambat oleh beberapa factor. Seperti yang terjadi baru baru ini, yaitu dalam memasuki musim kemarau yang dalam produksi rumput pakan sapi akan tentu saja menurun dari segi hasil akan juga berdampak pada hasil dari susu sapi yang diperoleh karena rumput yang menurun hasilnya juga.

Dari segi pengolahan hasil yang dilakukan KSPTP ini tidak hanya menjual susu segar secara langsung yang telah matang, tetapi juga proses pengolahan hasil telah menghasilkan beberapa olahan susu yang tentu saja dapat meningkatkanharga jual. Seperti dalam pengolahan susu sendiri telah dikembangkan beberapa rasa selain susu murni yang diantaranya yaitu rasa strawberry, leccy, mocca, melon, cokelat dan vanilla. Tentu saja pilihan rasa tersebut dapat juga dinikmati dengan pilihan dalam keadaan hangat maupun dingin dengan harga yang tetap sama. Dan juga selain itu, pihak KSPTP juga mengusahakan dalam pengolahan susu menjadi yoghurt dengan rasa yang juga beragam. Pengolahan susu menjadi yoghurt menjadi satu langkah efektif dalam mengatasi masalah penimbunan susu yang tidak terjual selama dua hari. Namun sekarang sekarang ini hal tersebut yaitu kelebihan jumlah barang produksi sangat jarang terjadi dan bisa dibilang hampir tidak pernah mengalami hal tersebut. Produksi yang terbatas yaitu kurang dari 100 liter perhari menjadi suatu hal yang harus dipikirkan lagi kedepannya, mengingat permintaan pasar dan respon yang stabil dan cenderung naik.

Dari segi kualitas yang tentu saja tidak diragukan karena memang produk yang dihasilkan langsung dari sumbernya yaitu sapi yang sehat dan berkualitas baik. Produk yang dihasilkan tentu saja telah mengalami berbagai macam testing yang sedemikian rupa sehingga dapat dilempar ke pasaran dan diterima dengan baik. Bentuk standar kualitas yang dilakukan untuk tetap menjaga hasil yang baik dilakukan secara mandiri oleh pihak fakultas peternakan dengan melakukan berbagai cara yaitu uji alkoho dan uji CMT. Kedua uji tersebut dilakukan dalam rangka mengetahui kandungan mikroorganisme yang terkandung dalam susu. Susu yang tidak akan lolos seleksi merupakan susu yang akan bereaksi misalnya dengan uji alcohol yang mengakibatkan susu menjadi pecah dan tidak akan utuh keberadaannya. Maka dari itu pengecekan dalam rangka standar kualitas susu itu sendiri terus dilakukan untuk tetap mejamin kualitas yang tetap baik.

Pemasaran Produk

produk hasil olahan susu sapi yang telah melewati berbagai macam tahapan dalam usaha ini akan memasuki bentuk penjualalan produk yang dilakukan dengan berbagai macam cara pemasaran sehingga dapat menarik konsumen dan meningkatkan tingkat penjualan produk yang ditawarkan. Suatu hal yang begitu menarik dalam usaha yang dirintis setelah hamper sepuluh tahun ini yaitu bahwa pemasaran yang dilakukan benar benar dilakukan dengan mulut ke mulut dan memang benar saja usaha ini dapat bertahan dan bisa dibilang mengalami perjalanan yang stabil. Keberadaan usaha yang bukan menjadi usaha pokok dengan keberadaan kandang tersebut dan menjadi sampingan usaha merupakan salah satu factor penyebab keberadaan penjualan susu yang tetap ada dan selalu ada di ati konsumen yang kebanyakan dari kalangan mahasiswa unpad sendiri yang telah mengenal dan menjadi pelanggan tetap. Selain itu merupakan suatu hal yang begitu menjanjikan bahwa letak yang ternyata sangat strategis karena jika dilihat dari segi keberadaan pengusaha lain disekitar KSPTP sudah jelas bahwa usaha susu tersebut merupakan usaha satu satunya yang berada di kawasan kampus unpad jatinangor. Maka dari itu konsumen sasaran yang yang diharapkan merupakan dari kalangan mahasiswa sendiri. Namun dari hal tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa sasaran pasar juga kepada masyarakat lain selain mahasiswa seperti pada hari minggu yang mengalami peningkatan permintaan dikarenakan pada hari tersebut kampus unpad banyak dipakai oleh masyarakat jatinangor untuk melakukan aktivitas olahraga sehingga jumlah permintaan tentu saja akan meningkat dari pada hari biasa. Strategi pasar yang bisa dibilang sangatlah biasa tapi merupakan kunci utama dalam kebertahanan selama ini mejadi satu pelajaran bagi kita yang akan merintis maupun telah menjalankan suatu usaha.

Sempat dalam perjalanannya diakhir tahun 2000-an kelompok studi tersebut melakukan inovasi dalam pemasran yaitu melakukan yang disebut dengan delivery service kepada konsumen yang meminta untuk diantar. Tentu saja cara ini diambil dalam rangka memenuhi keinginan konsumen dan meningkatkan produksi susu. Namun seiring dalam perjalanannya, cara yang ditempuh ini tidak dapat berlangsung lama dikarenakan beberapa mahasiswa yang berkendala dalam menjalankan perencanaan sebelumnya dikarenakan bentrok atau ada kendala lainnya. Disamping itu bentuk kerja sama yang dijalankan baru baru ini yaitu dengan bekerja sama dengan salah satu KUD yang berada di Tanjungsari dan dengan mendatangkan suplay susu tambahan untuk memenuhi permintaan yang kadang kadang meningkat di suatu waktu tertentu.

  • Mulut ke mulut
  • Delivery Service
  • Kerja sama dengan instansi lain
  • Pelatihan keprofesian
Daftar Harga
Susu Segar 1 ltr Rp 4500
Susu Pasteurisasi 1ltr Rp 5000
Susu Rasa 250 ml Rp 2000
Yoghurt Rasa 500 ml Rp 5000
Yoghurt Kecil 45 ml Rp 500
Susu Kambing 250 ml Rp 7000
Plain Yoghurt 250 ml Rp 7000
Ice Cream Cone /satuan Rp 1000
Ice Cream Cup /satuan Rp 2000
Puding milk cok /satuan Rp 1500


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: